Skrining Fitokimia dan Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Binjai (Mangifera caesia) Terhadap Bakteri Escherichia coli
DOI:
https://doi.org/10.20527/jps.v8i2.9166Kata Kunci:
Mangiferacaesia, Escherichia coli, AntibacterialAbstrak
 Escherichia coli merupakan bakteri Gram negatif yang dapat menimbulkan infeksi saluran kemih, saluran empedu, penyakit serius lainnya di rongga perut, dan keracunan makanan yang ditandai dengan diare. Penyakitinfeksiyang disebabkan oleh bakteri dapat diobati dengan mengonsumsi antibiotik. Akan tetapi, resistensi bakteri terhadap antibiotik telah dilaporkan. Oleh karena itu perlunya pencarian obat dari bahan alami. Berdasarkan kajian literatur, Binjai (Mangifera caesia) telah dilaporkan memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri daun binjaiasal Bangka terhadap bakteri Eschericha coli. Metode ekstraksi pada penelitian ini adalah maserasi dengan pelarut etanol 96% selama 3 x 24 jam. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan pereaksi,dan pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Berdasarkan hasil pengujian fitokimia didapatkan bahwa ekstrak etanol daun binjaididuga mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin/fenol hidrokuinon, steroid, terpenoid dan saponin. Ekstrak etanol daun binjaimampu menghambat pertumbuhan bakteri E. colipada konsentrasi 20% dengan diameter zona beningsebesar 3.94 mm, konsentrasi 40% sebesar 5.38 mm, konsentrasi 60% sebesar 5,82 mm, serta pada konsentrasiekstrak 80% membentuk zona beningsebesar 6,90 mm.Berdasarkan data tersebut bioaktivitas antibakteri ekstrak daun binjai tergolong sedang. Kata Kunci: Mangiferacaesia, Escherichia coli, Antibakteri Escherichia coli is a Gram-negative bacteria that can cause urinary tract infections, bile ducts, other serious diseases in the abdominal cavity, and food poisoning characterized by diarrhea. Infectious diseases caused by bacteria can be treated by taking antibiotics. However, bacterial resistance to antibiotics has been reported. Therefore, it is necessary to search for drugs from natural ingredients. Based on literature review, Binjai (Mangifera caesia) has been reported to have antibacterial activity. The purpose of this study was to determine the content of secondary metabolites and antibacterial activity of Bangka binjai leaves against Eschericha coli bacteria. The extraction method in this study was maceration with ethanol for 3 x 24 hours. Phytochemical screening was carried out qualitatively using reagents, and antibacterial testing using the disc diffusion method. Based on the results of phytochemical testing, it was found that the ethanol extract of binjai leaves contained secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, tannins / phenol hydroquinones, steroids, terpenoids and saponins. Binjai leaf ethanol extract was able to inhibit the growth of E. coli bacteria at the concentration of 20% with a clear zone diameter of 3.94 mm, concentration of 40% of 5.38 mm, concentration of 60% of 5.82 mm, and concentration of 80% extractforming a clear zone of 6.90 mm. Based on these data, binjai leaves have the potential to be used as an antibacterial drug.Referensi
Ashok, V.G., Priya, S.B.,and Pranita, A.G., 2014, Evaluation of antibacterial and phytochemical analysis of Mangifera indica bark extracts. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, Vol.3: 567-580.
Ernawati and Sari, K., 2015, Kandungan senyawa kimia dan aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah alpukat (Persea americana P.Mill) terhadap bakteri Vibrio alginolyticus, Jurnal Kajian Veteriner, Vol.3, No.2:203-211.
Fauziyah, S., Radji, M., Nurgani, A., 2011, Hubungan penggunaan antibiotik pada terapi empiris dengan kepekaan bakteri di ICU RSUP Fatmawati Jakarta. Jurnal Farmasi Indonesia, Vol.5, No.3:150-158.
Khairunnisa, A., Wathan, N., Fitriana, M., Fadlilaturrahman, Fiddina, N., 2020, Aktivitas antibakteri ekstrak metanol bunga teratai (Nymphaea pubescens Willd), Jurnal Pharmascience, Vol. 07, No.02 : 75-88.
Kumar, S., and Pandey, A.K., 2013, Chemistry and biologicalactivities of flavonoids: An overview. The Scientific World Journal, Vol. 2013 : 1- 16.
Kurhekar, J.V., and Bodhankar, M.M., 2013, In vitro antibacterial Activity off new medicinal plants against Escherichia coli, Vol.17, No.3: 49-52.
Muchtaromaha, B., Safitri b, E.S., Fitriasaric, P.D., and Istiwan dhanid, J., 2020, Antibacterial activities of curcuma mangga Val. extract in some solvents to Staphylococcus aureus and Escherichia coli. AIP Conference Proceedings ,Chapter2231 : 030005-1 -03005-6.
Ngazizah, F.N., Ekowati, N., Septiana, A.T., 2016, Potensi Daun Trembilungan (Begonia hirtella Link). Biosfera,Vol.33, No.3: 126-133.
Nuryanto, A., 2014, Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga bacang (Mangifera foetida l.) terhadap Escherichia coli secara in vitro. Naskah Publikasi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung Pura.
Othman, L., Sleiman, A., and Abdel-Massih, R.M., 2019, Antimicrobial activity of polyphenols and alkaloids in middle eastern plants. Frontiers Microbial, Vol. 10: 1-28.
Rahman, F.A., Haniastuti, T., and Utami, T.W., 2017, Skrining Fitokimia dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirsak (Annonamuricata L.) pada Streptococcusmutans ATCC 35668. Majalah Kedokteran Gigi Indonesia, Vol.3 No.1:
Roanisca, O., 2018, Skrining fitokimia dan potensi antibakteri ekstrak etanol pucuk iding-iding (Stenochlaena palustris) terhadap bakteri Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, and Escherichia coli, Jurnal Kimia Mulawarman, Vol.15, No.2: 99-105.
Senja, R.Y., Issusilaningtyas, E., Nugroho, A.K., and Setyowati, E.P., 2014, Perbandingan metode ekstraksi dan variasi pelarut terhadap rendemen dan aktivitas antioksidan ekstrak kubis ungu (Brassicaoleracea L. var. capitata f. rubra), Traditional Medicine Journal, Vol. 19, No.1: 43-48.
Sudarmi, K., Darmayasa, I.B.G., and Muksin, I.K., 2017, Uji fitokimia dan daya hambat ekstrak daun juwet (Syzygium cumini) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcusaureus ATCC, Jurnal Simbiosis, Vol.2: 47-51.
Suryati, N., Bahar, E., and Ilmiawati, 2017, Uji efektifitas antibakteri ekstrak Aloe vera terhadap pertumbuhan Escherichia coli secara in vitro. Jurnal Kesehatan Andalas. Vol. 6, No.3: 518-522.
Sutomo, Arnida, Rizki, M.I., Triyasmono, L., Nugroho, A., Mintowati, E., and Salamiah, Skrining fitokimia dan uji kualitatif aktivitas antioksidan tumbuhan asal daerah Rantau Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, Jurnal Pharmascience, Vol.3, No.1:66-74.
Utami, E.R., 2011, Antibiotika, resistensi, dan rasionalitas terapi. El-Hayah, Vol.1, No.4: 191-198.
Wahidah, L.K., Rokiban, A., Widodo, S., Mainah, D.M., Yulianty,and Kanedi, M., 2017, Antibacterial effects of ethanolic leaf extracts of bachang (Mangifera foetidalour.) on Streptococcus mutans. World Journal of Pharmaceutical Research, Vol.6, No.3: 184-192.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

.jpg)
