Uji Preklinik: Aktivitas Penyembuhan Luka Bakar Ekstrak Air Daun Singkong (Manihot esculenta)
DOI:
https://doi.org/10.20527/jps.v9i2.13707Kata Kunci:
Cassava Leaf, Area Under Curve, Wound HealingAbstrak
Daun singkong (Manihot esculenta) merupakan tanaman yang sering digunakan masyarakat untuk mengobati luka bakar, luka bernanah, atau luka baru. Daun singkong mengandung metabolit sekunder yang beraktivitas sebagai antiinflamasi, antioksidan dan antibakteri. Kuersetin merupakan salah satu senyawa golongan flavonoid yang banyak terkandung pada daun singkong yang memiliki kemampuan menghambat radikal bebas. Antioksidan dari senyawa kuersetin mampu memicu kolagen dan peningkatan vaskular endothelia growth factor (VEGF), sebagai parameter kesembuhan luka bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luka bakar dari ekstrak daun singkong. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan: kontrol positif (Bioplacenton®), kontrol negatif (vaselin flavum), dan ekstrak air daun singkong dengan konsentrasi 2,5%, 5% serta 7,5%. Hasil pengukuran diameter kesembuhan luka bakar menunjukkan adanya aktivitas penyembuhan luka dengan perbedaan yang nyata (p < 0,05) pada tiap perlakuan terhadap kontrol negatif. Konsentrasi terbaik terdapat pada konsentrasi 7,5% dengan presentase kesembuhan 82,18% dan diikuti dengan konsentrasi 5% serta 2,5%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun singkong telah menunjukan aktivitas penyembuhan luka bakar pada konsentrasi terendah yaitu 2,5%. Kata Kunci: Ekstrak Air, Daun Singkong, AUC, Penyembuhan Luka Bakar Cassava leaf (Manihot esculenta) is a plant that is often used by the community to treat burns, festering wounds or new wounds. Cassava leaves contain compounds of alkaloids, flavonoids, tannins, phenolics and saponins which act as anti-inflammatory, antioxidant and antibacterial. Quercetin is one of the flavonoid groups contained in cassava leaves which has the ability to inhibit free radicals. Antioxidants from quercetin compounds are able to trigger collagen and increase vascularity endothelia growth factor as a burn wound healing parameter. The purpose of this study was to determine the burn healing activity of cassava leaf extract. This study was an experimental study using a completely randomized design (CRD) method consisting of 5 treatment groups: positive control (Bioplacenton), negative control (vaseline flavum) and water extract of cassava leaves with a concentration of 2.5%, 5%, 7.5 %. Based on the results of measuring the diameter of the burn wound healing showed a significant difference in each treatment given to the negative control, which indicated the presence of wound healing activity in each treatment. The best concentration is 7.5% with a cure percentage of 82.18%. Followed by a concentration of 5% and 2.5%. It can be concluded that cassava leaf extract has shown burn healing activity at the lowest concentration of 2.5%.ÂReferensi
Alrawaiq, N. A., & Azman, A. (2014). A Review of Flavonoid Quercetin : Metabolism, Bioactivity and Antioxidant Properties. International Journal of Pharm Tech Research, 6 (3), 933–941.
Anggraini, D., Suhada, A., & Rahmawati, S. (2017). Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Singkong (Manihot Esculenta) Dalam Mengobati Luka Bakar Kulit Punggung Tikus (Rattus Novergicus) Jantan. Jurnal Farmasetis, 6(2), 39–46.
Balqis, U., Rasmaidar, & Marwiyah. (2014). Gambaran Histopatologis Penyembuhan Luka Bakar Menggunakan Daun Kedondong (Spondias dulcis F.) dan Minyak Kelapa Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Jurnal Medika Veterinaria, 8(1), 31–36.
Faezah, O. N., Aishah, H. S., & Kalsom, Y. U. (2013). Comparative Evaluation of Organic and Inorganic Fertilizers on Total Phenolic, Total Flavonoid, Antioxidant Activity and Cyanogenic Glycosides in Cassava (Manihot esculenta). African Journal of Biotechnology, 12(18), 2414–2421.
Habibi, N. A., Fathia, S., & Utami, C. T. (2019) Perubahan Karakteristik Bahan Pangan pada Keripik Buah dengan Metode Freeze Drying. Jurnal Sains Terapan, 5(2), 67–76.
Hasim, Falah, S., & Dewi, L. K. (2016). Effect of Boiled Cassava Leaves (Manihot esculenta Crantz) on Total Phenolic, Flavonoid and its Antioxidant Activity. Current Biochemistry, 3(3)
Landen, N. X., Dongging, L., & Mona, S. (2016). Transition from inflammation to proliferation: a critical step during wound healing. Cell Mol Life Sci, 73(20), 3861–3885.
Maladiyah I, Dayi F, Desrini S. (2011). Analgesic Activity of Ethanolic Extract of Manihot Esculenta Crantz Leaves In Mice. Universamedicina, 30 (1), 3-10
Mappa, T., Edy, J.H., Kojong, N. (2013). Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucida (L.) H.B.K) dan Uji Efektifitasnya Terhadap Luka Bakar pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus). Jurnal Ilmiah Farmasi, 2(2), 49-55
Nijveldt, R, J., Nood, E, V., Hoorn, D, EC,V., Boelens, P,G., Norren, K,V., Leeuwen, P, AM, V. (2001). Flavonoids: a review of probable mechanisms of action and potential applications. American Journal of Clinical and Nutrition, 74.
Riansyah Y, Mulqie L, Choesrina R. (2015). Uji Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas (L.) Lamk) terhadap Tikus Wistar Jantan. Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba
Riskesdas, (2018). Laporan nasional riskesdas (Vol. 1). Retrieved from https://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-di-indonesia.html
Setiawati A, Fitriani VY, Amir M. (2016). Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Daun Ubi Jalar (Ipomoea Batatas Poir.) Terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus). Jurnal Sains dan Kesehatan, 1(6)
Sukmawati, S. S., Siwi, H., & Sri, R. (2021). Activity Test of The Ethanol Extract of Cassava Leaves (Manihot esculenta Crantz) Against The Healing of Crosses In Rabbit. Indonesian Journal On Medical Science, 8(2), 160–165.
Yuslinda E, Mukhtar H, Khairunnisa. (2012). Penentuan Aktivitas Antioksidan dari Beberapa Ekstrak Sayur-Sayuran Segar dan Dikukus Dengan Metode DPPH. Scientia, 2(1), 1-5
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

.jpg)
