Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik di Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar
DOI:
https://doi.org/10.20527/jps.v6i2.7358Abstract
ABSTRAK Obat generik adalah obat yang penamaannya didasarkan pada kandungan zat aktif tertentu dalam suatu obat dan tidak menggunakan merk dagang. Persepsi pasien terhadap obat generik di masa penerapan JKN ini dinilai oleh banyak pengamat masih buruk, salah satunya yang menyatakan bahwa masih ada persepsi yang salah tentang obat generik, yaitu obat generik dianggap sebagai obat murah sehingga mutunya diragukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap obat generik di Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan melalui lembar kuesioner, dengan sampel yang dipilih menggunakan metode Stratified Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui uji kuesioner kepada 100 responden untuk menilai gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik. Dari total sampel dijumpai bahwa 45 orang (45%) responden memiliki tingkat pengetahuan dengan katagori “sedangâ€. Kepada para pembuat kebijakan kesehatan diharapkan terus meningkatkan sosialisasi obat generik. Kepada pelayanan kesehatan, agar dapat meningkatkan kinerja dalam penyuluhan program promosi obat generik di daerah. Kata Kunci : Obat Generik, Masyarakat, Tingkat Pengetahuanl  ABSTRACT            Generic drugs are drugs that are named after the activecontained, and not using a trademark. The community’s perception of generic drugs during the JKN application was deemed unsavory by many observers, generic drugs are considered as cheap medicine with doubtable quality. This study aims to determine the level of public knowledge about generic drugs in Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar South Borneo Indonesia. This research is a descriptive researchusing a cross sectional design. The data were collected through a questionnaire, with the sampled selection using Stratified Random Sampling method. Based on the results of the research conducted by the questioning 100 respondents to obtain the level of public knowledge about generic drugs. Of the total sample found, (45%) respondents (45%) has a knowledge level with the category "medium". To health policy makers to continue to increase the socialization of generic drugs. To health services, to improve education programs in the promotion of generic programs in the region. Keywords : Generic Drugs, Society, Level of KnowledgeReferences
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Ayuningtyas D, Panggabean EY. 2010. Evaluasi Implementasi Kebijakan Kewajiban Menuliskan Resep Obat Generik di Rumah Sakit Cilegon Tahun 2007. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Babar, Z.U., Stewart, J., Reddy, S., dkk. 2010. An evaluation of consumers’ knowledge, perceptions and attitudes regarding generic medicines in Auckland. Pharm World Sci; 32(4):440–448.
Hermansyah, A., Athiyah, U., Setiawan, C. D., dan Mufarihah. 2013. Are Patients Willing to Ask for Generic Drug Substitutions. International Journal of Pharmacy Teaching & Practices. Vol 4 (4): 832-837. Jakarta Post. 2010. Distrust Keeps Generic Drug Use Low. Jakarta Post edisi 3Agustus 2010.
Mardiati, N., Sampurno., dan Chairun Wiedyaningsih. 2016. Persepsi Pasien Rawa tJalan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unit 1 Yogyakarta terhadap Kualitas Obat Generik Ditinjau dari Dimensi Safety, Efficacy, dan Acceptability. Prosiding Seminar Nasional Kefarmasian, Hal: 25-39, Banjarmasin.
Mardiati, N., dan Akbar, D.O., 2019. Pengaruh Faktor Karakteristik Sosiodemografi Terhadap Pengetahuan Tentang Obat Generik. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 4(1), Maret 2019, 137-148.
Morison, F., Untari, E.K., Fajriaty, I., 2015, Analisis Tingkat Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat Kota Singkawang terhadap Obat Generik, Jurnal Farmasi Klinik Indonesia; 4 (1):39-48
Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan danIlmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta.
Priyambodo, B. 2007. Manajemen FarmasiIndustri. Globab Pustaka Utama, Yogyakarta.
Rahayu S, Eddy S, Indriyani 2012. Penetapan Kadar Kaplet Amoxicilin (Generik) dan Kaplet Amoxicilin (Merk) dengan Metode KCKT. Jurnal Farmasi Indonesia, 4.
Rahmawati, A. 2016. Gambaran tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik Di Desa Dirgahayu Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan [skripsi]. Yogyakarta : Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Simamora, Bilson 2004. Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia.
Sitindaon HS. 2010. Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Obat Generik di Kecamatan Medan Sunggal Kelurahan Babura Medan Tahun 2010 [skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Waber, R.L., Shiv, B., dan Carmon, Z. 2008. Commercial features of placebo and therapeutic efficacy. JAMA, Vol. (9): 1016–1017.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

.jpg)
