Efek Ekstrak Minyak Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) Terhadap Peningkatan Memori dan Fungsi Kognitif Mencit Berdasarkan Passive Avoidance Test

Authors

  • Hidayaturrahmah Hidayaturrahmah Program Studi Biologi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhamat Muhamat Program Studi Biologi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
  • Ali Akbar Program Studi Biologi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jps.v3i2.5733

Abstract

Salah satu produk pangan fungsional dari ikan air tawar dan dikenal sebagai sumber protein adalah ikan patin yang banyak ditemukan di Kalimantan Selatan. Minyak dari ikan tidak hanya bisa dihasilkan oleh ikan air laut tetapi bisa juga berasal dari ikan air tawar seperti ikan patin. Ekstrak minyak ikan patin mengandung omega 3 (EPA dan DHA), dan omega 6 (ARA) yang sangat bagus sebagai asupan gizi, kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan sel khususnya pada memori otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak minyak ikan patin terhadap peningkatan memori dan fungsi Kognitif pada mencit berdasarkan passive avoidance test. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 pengulangan. Perlakuan yang digunakan berupa pemberian ekstrak minyak ikan patin dengan dosis 26, 52, 104 mg/Kg BB, pirasetam dan aquadest. Pengukuran memori otak dilakukan dengan uji passive avoidance test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak minyak ikan patin berpengaruh terhadap peningkatan memori otak dan fungsi Kognitif. Kata kunci: minyak , ikan patin, memori, fungsi kognitif, mencit

Downloads

Published

2017-01-20

Issue

Section

Jurnal Pharmascience