Potensi Ekstrak Etanol Daun Enceng Gondok (Eichhornia crassipes) sebagai Terapi Penyembuh Luka Bakar pada Tikus Putih Jantan

Authors

  • Fathnur Sani K Universitas Jambi
  • Andinni Putri Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Diah Riski Gusti Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jmabi

DOI:

https://doi.org/10.20527/jps.v12i1.20326

Keywords:

Burns, Extract, Histology, Water Hyacinth Leaves

Abstract

Luka bakar muncul akibat adanya cidera kontak lanngsung dengan sumber panas. Kondisi ini menjadi penyebab utama cidera dan kematian. Daun enceng gondok memiliki kandungan metabolit sekunder yang memiliki banyak efek farmakologi. Tujuan penelitian adalah menganalisis hasil potensi ekstrak enceng gondok secara in vivo sebagai terapi penyembuh luka bakar. Kelompok perlakuan dibagi menjadi 5 kolompok yaitu kontrol positif (Bioplacenton), kontrol negatif (Vaselin), konsentrasi ekstrak 2,5%, konsentrasi ekstrak 5%, dan konsentrasi ekstrak 7,5%. Parameter pengamatan yang digunakan adalah diameter luka bakar selama 14 hari dan hasil deskriptif histologi yang dikorbankan pada hari ke-15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna dengan konsentrasi terbaik adalah 7,5%, kemudian diikuti konsentrasi 5% dan 2,5%. Penelitian ini menjadi dasar pengembangan penelitian berikutnya dalam proses pengembangan produk penyembuh luka berbahan dasar ekstrak enceng gondok. Kata Kunci: Daun Enceng Gondok, Ekstrak, Histologi, Luka Bakar  Burns occur due to direct contact injury with a heat source. This condition is the leading cause of injury and death. Water hyacinth leaves contain secondary metabolites that have many pharmacological effects. This study aimed to analyze the potential results of water hyacinth extract in vivo as a burn healing therapy. The treatment group was divided into 5 groups: positive control (Bioplacenton), negative control (Vaseline), extract concentration of 2.5%; 5%; and 7.5%. The observation parameters used were the diameter of the burn wound for 14 days and the descriptive results of histology sacrificed on the 15th day. The results showed that all treatments showed significant differences, with the best activity concentration being 7.5%, followed by 5% and 2.5%. This study is the basis for developing subsequent research in developing wound healing products based on water hyacinth extract.

Author Biography

Fathnur Sani K, Universitas Jambi

Pharmacology

References

Anatasya, B., Sanik, F., & Muhaimin, M. (2021). Topical anti-inflammatory effect of Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata (L.f) Schott) leaves extract. Pharmaciana, 11(3), 303. https://doi.org/10.12928/pharmaciana.v11i3.17617

Anggowarsito, J. L. (2014). Luka Bakar Sudut Pandang Dermatologi. Jurnal Widya Medika, 2(2).

Ardana, T., Mambang, D. E. P., Dalimunthe, G. I., & Yuniarti, R. (2022). Uji Efektivitas Analgetik Ekstrak Etanol Daun Eceng Gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) Terhadap Mencit Jantan (Mus Musculus) Yang Diinduksi Asam Asetat. Jurnal Farmasi, Sains Dan Kesehatan, 2(1), 85–99.

Bustanussalam. (2016). Pemanfaataan Obat Tradisional (herbal) sebagai Obat Alternatif. BioTrends, 7(1).

Fairuz, F., Berty, K. A., & Humaryanto, H. (2023). The Effect of Psychotria malayana Extract on Wound Healing in Male White Rats (Rattus Novergicus) Sprague Dawley Strain. Jurnal Kedokteran Brawijaya. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2023.032.04.3

Febriana, N. A., Fridayanti, A., & Ibrahim, A. (2016). Metabolit Sekunder dan Efek Penyembuhan Luka Sayat Ekstrak Etanol Buah Pandan Duri (Pandanus tectorius Soland) pada Tikus Putih Galur Wistar (Rattus norvegicus). In Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3, 303-311.

Hakim, A. M. (2020). Efektifitas Aloe vera terhadap Luka Bakar. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 9(2), 245. https://doi.org/10.30742/jikw.v9i2.800

Hakim, I. R., Lestari, F., & Priani, S. E. (2010). Kajian Pustaka Tanaman yang Berpotensi dalam Penyembuhan Luka Bakar. Prosding Farmasi, 14–20.

Hasanah, M. (Mauizatul), P, M. R. (Muhamad), & Amelia, K. (Kiki). (2016). Potensi Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Daun Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes (Mart.) Solms) yang Berasal dari Salah Satu Rawa di Palembang, Indonesia. Jurnal Penelitian Sains, 18(3).

Kasmadi, F. S., Afrilia, N., Utami, D. T., & Yuliawati, Y. (2022). In Vivo Incision Wound Healing Studies using Ethanolic Cinnamon’s (Cinnamomum burmannii) Leaves Extract in White Male Rats. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 20(2). https://doi.org/10.35814/jifi.v20i2.1239

Martinus, B. (2020). Pengaruh Pemberian Salep Ekstrak Etanol Daun Piladang(Solenostemonscutellarioides(L). Codd) Selama 15 Hari Secara Topikal Terhadap Aktivitas Penyembuhan Luka Eksisi Pada Tikus Putih Jantan. In Scientia Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 9(2), 192. https://doi.org/10.36434/scientia.v9i2.314

Perdanakusuma, D. S. (2015). Modern Wound Management : Indication & Application: Pengetahuan Praktis, Informasi Produk dan Direktori. Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik.

Prasongko, E. T., Lailiyah, M., & Muzayyidin, W. (2020). Formulasi Dan Uji Efektivitas Gel Ekstrak Daun Kedondong ( Spondias dulcis F .) Terhadap Luka Bakar Pada Tikus Wastar ( Rattus novergicus ). Jurnal Wiyata S1 Farmasi, Fakultas Farmasi ,Institut Ilmu Kesehatan Bhakti, Kesehatan Bhakti Wiyata, 7(10(2355–6498), 27–36.

Pratama, A. B. (2021). Khasiat Tanaman Obat Herbal.

Rahman, H., Jannah, R., Elisma, E., & Sani, F. (2022). Uji Preklinik: Aktivitas Penyembuhan Luka Bakar Ekstrak Air Daun Singkong (Manihot esculenta). Jurnal Pharmascience, 9(2).

Rahman, H., Sari, P. M., Maharini, I., & Septiana, B. A. (2020). Potensi Ekstrak Kering Belut ( Monopterus albus ) pada Pengobatan Tukak Lambung The Potential Effects of Eel ( Monopterus albus ) Dry Extract on Peptic Ulcer Treatment. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 17(01).

Rianto, Lestari, D., & Suci, P. R. (2020). Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Eceng Gondok ( Eichhorniacrassipes ) Dan Daun Seledri ( Apiumgraveolens Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA Akademi Farmasi Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo. Afamedis, 1(2), 42–48.

Sari S.G, Dea A. (2022). Narrative Review : Senyawa Fitokimia Dan Aktivitas. LP2M UST Jogja, 390–400.

Sentat, T., & Permatasari, R. (2015). Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Alpukat ( Persea Americana Mill .) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Punggung. Jurnal Ilmiah Manuntung, 1(2), 100–106.

Sumayyah, S., & Salsabila, N. (2017). Obat Tradisional : Antara Khasiat dan Efek Sampingnya. Farmasetika.Com (Online), 2(5). https://doi.org/10.24198/farmasetika.v2i5.16780

Tarigan, B. A., & K, F. S. (2021). Topical anti-inflammatory effect of Ekor Naga ( Rhaphidophora pinnata ( L . f ) Schott ) leaves extract. 11(3), 303–311. https://doi.org/10.12928/pharmaciana.v11i3.17617

Widyawati, R., Solfaine, R., Kartikasari, D. A., & Shagita, Y. (2021). Perbandingan Pemberian Minyak Kuning Telur Ayam Dan Bioplacenton Terhadap Gambaran Histologi Kulit. VITEK : Bidang Kedokteran Hewan, 11(1), 6–14. https://doi.org/10.30742/jv.v11i1.70

Published

2025-03-31