Gambaran Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak Tahun 2020
DOI:
https://doi.org/10.20527/jps.v10i1.14041Keywords:
Hypertension, Amlodipine, Evaluation, Comorbidities, Usage PatternAbstract
Hipertensi adalah keadaan peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. Penggunaan obat yang rasional merupakan langkah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan rasionalitas dan distribusi pola penggunaan obat pada pasien hipertensi tanpa dan dengan penyakit penyerta di instalasi rawat jalan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak berdasarkan kriteria tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat pasien. Metode yang digunakan adalah metode observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif melalui penelusuran data rekam medis dan data resep pasien periode Januari- Desember 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hipertensi paling banyak berusia 56-65 tahun (41,24%), jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan (51,55%), tekanan darah paling banyak yang diderita adalah hipertensi stage 2 (63,23%) dan pasien hipertensi paling banyak menderita hipertensi dengan penyakit penyerta (75,74%). Hasil analisis rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi tanpa penyakit penyerta berdasarkan tepat indikasi sebanyak 93,94%, tepat obat sebanyak 72,73%, tepat dosis sebanyak 100%, serta tepat pasien sebanyak 100% dan dengan penyakit penyerta berdasarkan tepat indikasi sebanyak 100%, tepat obat sebanyak 80,58%, tepat dosis sebanyak 100%, dan tepat pasien sebanyak 42,72%. Distribusi pola penggunaan obat antihipertensi yang paling sering digunakan dalam pengobatan hipertensi adalah amlodipin. Kata Kunci: Hipertensi, Amlodipin, Evaluasi, Penyakit Penyerta, Pola Penggunaan Hypertension is a condition where there is an increase in blood pressure above the normal threshold of 120/80 mmHg. Rational use of drugs is a step to get good health services. The purpose of this study was to describe the rationality and distribution of drug use patterns in hypertensive patients without and with comorbidities in the outpatient installation of RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie in Pontianak based on the criteria for the right indication, the right drug, the right dose, and the right patient. The method used is descriptive observational method with a cross sectional design. Data collection was carried out retrospectively through searching medical record data and patient prescription data for the period January-December 2020. The results showed that the majority of hypertensive patients were aged 56-65 years (41.24%), the most gender was female (51.55%), the highest blood pressure suffered was stage 2 hypertension (63.23%) and hypertension patients suffered the most from hypertension with comorbidities (75.74%). The results show the rationality of the use of antihypertensive drugs in hypertensive patients without comorbidities based on the right indication by 93.94%, the right drug by 72.73%, the right dose by 100%, and the right patient by 100% and with comorbidities based on the right indication by 100%, the right drug by 80.58%, the right dose by 100%, and the right patient by 42.72%. The distribution of the pattern of use of the most commonly used antihypertensive drug is amlodipine.References
Ahadiah, N., Suhardiana H.E., Handayani N. (2019). Evaluasi Kesesuaian Obat dan Dosis Antihipertensi di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit “X†Kota Tasikmalaya. Media Informasi, 15(2), 129-137.
Alfian, R., Susanto, Y., Khadizah, S. (2017). Kualitas Hidup Pasien Hipertensi dengan Penyakit Penyerta di Poli Jantung RSUD Ratu Zalecha Martapura. Jurnal Pharmascience, 4(2), 210-218.
Amal, S., Karlina, L., Astuti, D,. Hidayah, H. (2021). Analisis Efektivitas Biaya (Cost Effectivitenes Analysis) Penggunaan Kombinasi Dua Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di RSUD Karawang. Pharma Xplore, 6(2), 13-26.
Anisyah, L., Wibowo. (2020). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Dan Pemberian Obat Pada Pasien Hipertensi Geriatric Di Puskesmas Tajinan Periode Januari-Desember 2019. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 5(2), 268-277.
Aryzki, S., Aisyah, N., Hutami, H., Wahyusari, B. (2018). Evaluasi Rasionalitas Pengobatan Hipertensi Di Puskesmas Pelambuan Banjarmasin Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Manuntung, 4(2), 119-128.
Astutik, W., Hasmono, D., Syifa, N. (2013). Penggunaan Obat Golongan Diuretik pada Pasien Stroke Iskemik di Instalasi Rawat Inap RSU DR. Saiful Anwar Malang. Media Farmasi,10(2), 84-93.
Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. (2006). Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Hipertensi. Departemen Kesehatan.
Falah, M. (2019) Hubungan Jenis Kelamin dengan Angka Kejadian Hipertensi pada Masyarakat di Kelurahan Tamansari Kota Tasikmalaya. Jurnal Keperawatan & Kebidanan STIKes Mitra Kencana Tasikmalaya, 3(1), 85-94.
Hadijah, N., Herlina, N. (2021). Hubungan Antara Hipertensi dengan Kejadian Stroke Berulang: Literature Review. BSR, 2(3), 1789-1795.
Kristiyowati, A.D. (2020). Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Dewasa di Klinik Pelayanan Kesehatan Masyarakat (KPKM) Buaran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Edu Masda Journal, 4(2),177-189.
Lisni, I., Octavia, Y.N., Iskandar, D. (2020). Kajian Kerasionalan Peresepan Obat Antihipertensi di Salah Satu Puskesmas Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 11(1), 1-8.
Nurmainah, Fudholi, A., Dwiprahasto, I. (2013). Persistensi Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 8(1), 13-18.
Riskesdas. (1 Desember 2013). Hasil Utama RISKESDAS. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf.
Riskesdas. (2013). Hasil Utama RISKESDAS 2018. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf
Riskesdas. (Desember 2013). Laporan Provinsi Kalimantan Barat RISKESDAS 2018. https://dinkes.kalbarprov.go.id/wp-content/uploads/2019/05/Laporan-RKD-2018-Kalbar.pdf.
Sa’idah, D., Sugihantoro, H., Hakim, A., Maimunah, S. (2009). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi Di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Soegiri Lamongan Periode Tahun 2017. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 17(1), 107-113.
Sandi, D.A.D. 2018. Pola Terapi dan Evaluasi Kesesuaian Terapi Antihipertensi di Apotek APPO Farma Banjarbaru. Borneo Journal of Pharmascientech, 2(2) : 66-70.
Tamamilang, C.D., Kandou, G.D., Nelwan, J.E. (2018). Hubungan Antara Umur dan Aktivitas Fisik dengan Derajat Hipertensi di Kota Bitung Sulawesi Utara. Jurnal KESMAS, 7(5).
Triyadi, R., Rokiban, A., Carima, A. (2020). Evaluasi Penggunaan Obat pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Wisma Rini Pringsewu Tahun 2019. Jurnal Farmasi Lampung, 9(2), 84-91.
Untari, E.K,. Agilina, A.R., Susanti, R. (2018). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi di Puskesmas Siantan Hilir Kota Pontianak Tahun 2015. Pharmaceutical Sciences and Research, 5(1), 32-39.
U.S. Department of Health and Human Services. (2003).The Seventh Report of The Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure. NIH Publication 03-5233.
Widiyastuti, R., Puspitasari, C.E., Dewi, N.M.A.R. (2021). Profil Penggunaan Antihipertensi pada di Instalasi Rawat Jalan RSUD Provinsi NTB tahun 2018. Archives Pharmacia, 3(1), 1-8.
Wycidalesma, Yuswantina, R. (2021). Evaluasi Ketepatan Dosis dan Obat Antihipertensi Terhadap Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 4(2), 134-141.
Yusuf M, Widodo S, Pitaloka D. Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi Rawat Inap di RS Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Jurnal Farmasi Lampung. 2020; 9(1): 27-31.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

.jpg)
